Pedagang
asinan betawi rujak juhi ini selalu berkeliling ketika sore hari tiba. Dentingan mangkok dipukul menjadi ciri khas dari pedagang asinan betawi ini.
Dengan perpaduan tauge, wortel, sawi asin, dengan timun mentah dan kacang tanah goreng. Ditambahkan kerupuk mie kuning yang sengaja di hancurkan di atasnya agar terkena oleh siraman bumbu asinan betawi.
Bumbu asinan betawi ini terbilang sederhana, dengan lelehan gula jawa yang kental serta perpaduan bumbu kacang, amat menambah selera. Dan terutama untuk saya, dapat mengusir rasa kantuk yang menyerang.
Buat kalian yang penggemar pedas seperti saya, dapat menambahkan cabe yang disediakan terpisah dan sesuai selera.
Namun hati-hati dalam menambah cabe, karena cabe yang digunakan adalah cabe rawit.
Rujak buah memang segar jika dimakan di siang hari kala panas. Potongan buah segar dan bumbu gula jawa atau gula aren cocok untuk disantap bersama.
Cara membuat bumbu rujak khas Mama Cirebon
Siapkan buah-buahan yang ingin disantap bersamaan dengan bumbu rujak. Dan biasanya buah-buahan tersebut adalah; kedondong, pepaya, nanas, mangga muda atau pentil, ubi atau bolet, bengkoang.
Bahan untuk membuat bumbu rujak adalah:
Kacang tanah di gangsang atau di panggang secukupnya.
Gula Jawa atau gula aren dengan perbandingan porsi 2-3 kali dari kacang tanah
1/2 sdt garam
1 sdt terasi Cirebon
Sejumput asam jawa
2 irisan tipis pisang merucu atau pisang batu akan menambah kelezatan.
cabe sesuai selera
Garam secukupnya
Uleg semua bahan tersebut menjadi satu.
Tambahkan krupuk aci atau emping makin nikmat. Boleh menaburkan ebi atau udang kering yang telah ditumbuh untuk menambah gurihnya Rujak Buah.