Pedagang
asinan betawi rujak juhi ini selalu berkeliling ketika sore hari tiba. Dentingan mangkok dipukul menjadi ciri khas dari pedagang asinan betawi ini.
Dengan perpaduan tauge, wortel, sawi asin, dengan timun mentah dan kacang tanah goreng. Ditambahkan kerupuk mie kuning yang sengaja di hancurkan di atasnya agar terkena oleh siraman bumbu asinan betawi.
Bumbu asinan betawi ini terbilang sederhana, dengan lelehan gula jawa yang kental serta perpaduan bumbu kacang, amat menambah selera. Dan terutama untuk saya, dapat mengusir rasa kantuk yang menyerang.
Buat kalian yang penggemar pedas seperti saya, dapat menambahkan cabe yang disediakan terpisah dan sesuai selera.
Namun hati-hati dalam menambah cabe, karena cabe yang digunakan adalah cabe rawit.
Jika jalan-jalan ke Karawaci Supermall, Anda akan melihat sebuah restoran unik di lantai paling atas mall tersebut.
Restoran Bong Kopitiam dengan interior ala penjara. Tak heran, jika pengunjungnya akan merasakan seperti tahanan kelas kakap yang dimanja abis dengan pelayanan super ramah.
Sekali-kali kesana, cobalah
mie goreng rendang yang disajikan oleh restoran tersebut. Rendangnya memiliki daging yang lembut, tapi bumbunya berbeda dengan bumbu rendang di rumah makan padang.
Saya rasa rendang ini memang merupakan resep dari orang Tionghoa peranakan, sebab bumbunya tidak kental dan rasanya mirip rendang buatan mama cirebon. Tidak heranlah, namanya juga Bong...
Secara keseluruhan rasa mie goreng rendang cenderung biasa saja.
Namun makanan ini menjadi special dengan tambahan teh tarik yang menyediakan extra susu.
Nikmat sekali….
Satu lagi info tambahan, jika kebetulan Anda berulang tahun, dengan tenggang waktu 2 hari dari hari ulang tahun Anda dan Anda membawa KTP atau KK, yuk silahkan makan disini. Ada Gratis Mie Ulang Tahun.
Jangan kaget ya, jika extra Mie Ulang Tahun ini lamaaaa…
Penggemar nasi Hainam tidak akan asing dengan restoran Bintang di jalan Klenteng di kota Bandung. Tersedia paket perorangan nasi hainam, restoran Bintang menyediakan dua macam nasi hainam, yaitu; menggunakan nasi putih atau nasi yang sudah berbumbu.
Harga nasi hainam dengan nasi putih dibandrol dengan harga Rp.37.000,- dan nasih hainam dengan nasi yang legit dibandrol dengan harga Rp.40.000,-
Memesan dengan paket nasi hainam yang menggunakan nasi putih, dengan alasan kegurihan daging dan telur yang ada di lauknya sudah cukup menjadi pelengkap nasi putih yang ada.
Namun sayang, nasi putih yang disajikan jauh dari pulen, bahkan cenderung keras, daging merah manis yang tersedia juga jauh dari rasa yang pas, seperti kekurangan bumbu dan rasa bawang putih. Belum lagi sekba yang disajikan rapi berderet di pinggir piring yang terasa direbus terlalu lama, sehingga terlalu lunak atau biyek.
Yang terasa nikmat adalah daging panggangannya yang kering dan gurih, sate babi yang berbumbu lezat dan telur bacem berwarna kecoklatan yang terasa gurihnya. Ingin sekali membungkusnya, walau keadaan kantong sedang cekak.
Ditemani minuman air jeruk yang nikmat dan segar, rasanya semua menjadi lengkap sebagai jamuan makan siang yang patut disyukuri.